Partisipasi Mahasiswa Dalam Indonesia Initiative Leader Forum (IILF) 2017

“Prajurit terbaik yang dimiliki Indonesia untuk membela negara adalah pemuda yang berinovasi”

Mahasiswa Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Bandung, Siti Yudiani Purnamasari mengikuti pelatihan leadership yang diadakan oleh Indonesia Initiative Leader Forum (IILF) 2017 dari Sahabat Inspirator Indonesia.

Sahabat Inspirator Indonesia mengumpulkan pemuda-pemudi hebat pada acara Indonesia Initiative Leader Forum (IILF) 2017 di XT Square dan Youth Center Sleman Yogyakarta. Pelatihan tersebut berlangsung pada tanggal 11-13 Maret 2017. Sebanyak 140 pemuda terpilih dari 1.815 pendaftar yang berasal dari berbagai daerah di se-Indonesia. adalah calon pemimpin teladan bangsa dengan berbagai ide cemerlang yang akan di kolaborasikan. Untuk menjadi peserta IILF 2017 tidak mudah karena harus mengikuti tahapan seleksi dengan membuat sosial project yang dapat memberikan manfaat untuk masyarakat.

Pada hari pertama, peserta mengikuti mega seminar dengan menghadirkan pemateri luar biasa menginspirasi, founder 1000 guru, founder i-grow, founder Hoshizora, dan masih banyak lainnya. Pada sesi pertama, seminar diisi oleh founder inspirator Indonesia dan sahabat beasiswa, Kak Arif, yang menjelaskan bahwa setiap pemimpin harus mampu mengelola 3 point, yaitu manajem konflik, manajemen SDM, dan manajemen uang. Kemampuan manajemen konflik merupakan kemampuan dalam menyelesaikan masalah dengan solusi terbaik melalui diskusi dan membuat kesimpulan yang disepakati bersama ketika sebuah organisasi mempunyai masalah. Kemampuan Manajemen SDM dapat diterapkan dengan menetapkan visi dan misi serta mempu mengkondisikan anggotanya agar loyal dan selalu menjaga komitmennya

 

kemampuan sekumpulan orang-orang dalam sebuah organisasi untuk berkomitmen terhadap visi dan misi, selalu loyalitas terhadap organisasi melalui mendekatkan pengurus dengan dibangun kekeluargaan yang tinggi. Agar orang-orang didalamnya nyaman dan selalu menjaga komitmennya. Kemampuan Manajemen uang merupakan kemampuan mengatur anggaran sebuah organisasi agar perencanaan yang di buat dapat di realisasikan. Selanjutnya pada hari minggu,  12 Maret 2017 dengan menghadirkan pemateri-pemateri hebat yaitu founder ojeg penyandang difabelitas, keterbatasan bukan akhir dari segalanya justru tidak patah semangat berkarya untuk bangsa, netrworking nasional dan internasional dengan menghadirkan materi penerima beasiswa LPDP ke luar negeri dengan memberikan tips dan trik dalam apply beasiswa, serta banyak lainnya yang patut di acungi jempol. Selain mega seminar, peserta IILF juga melakukan FGD (focus group discussion) mengenai ide-ide cemerlang yang akan di paparkan, ide yang paling berdampak positif untuk masyarakat akan dipilih  untuk kemudian menjadi sosial project kami yang akan dikembangkan di daerah asalnya. IILF merupakan wadah pemuda-pemudi bangsa Indonesia untuk bereksperimen dengan ide-ide cemerlang. Setelah selesai melakukan FGD semua delegasi IILF menampilkan gebyar ekspresi yang ditampilkan oleh setiap kelompok baik menampilkan tarian daerah dari seluruh nusantara, pembacaan puisi perjuangan, serta diakhiri dengan bernyanyi bersama. Pada tanggal 13 Maret 2017 adalah merupakan hari terakhir untuk IILF yaitu dengan di akhiri acara pengabdianku untuk Indonesia dan kegiatan ‘’AKU SI BOLANG’’ acara pengabdianku Indonesia adalah memberikan edukasi kepada anak-anak SD perbatasan di Yogyakarta dengan membuat kerajinan tangan dan membuat pohon mimpi untuk memberikan semangat terhadap anak-anak SD dalam mencapai mimpinya. Dan setiap kelompok mempresentasikan hasil karya yang dibuat dan melakukan foto bersama.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *